SENIN SESUDAH PENAMPAKAN TUHAN
1Yoh. 3:22 – 4:6; Mzm. 2:7-8,10-11; Mat. 4:12-17,23-25.
Saudara-saudari terkasih, bacaan hari ini menegaskan bahwa Kristus adalah terang yang hadir di tengah kegelapan dunia. Ia datang bukan hanya untuk mengajar, tetapi untuk menyembuhkan, membebaskan, dan mengajak kita bertobat. Pertobatan dan kasih adalah tanda nyata bahwa kita sungguh hidup dalam terang Kristus.
Setelah pengalaman-Nya menghadapi godaan di padang gurun dan mendengar bahwa Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus pergi ke Galilea. Ia tinggal di kota Kapernaum, Galilea dan memulai pewartaan-Nya dari sana. Ia memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan surga sudah dekat”. Ini merupakan penggenapan nubuat Yesaya (Yes 8:23; 9:1). Warta dan diri-Nya mendatangkan terang ke dalam hidup mereka yang berada dalam kegelapan. Banyak orang berbondong-bondong datang kepada-Nya.
Melalui suratnya, Yohanes mengajak kita untuk senantiasa menguji roh-roh yang ada. Sebab tidak setiap roh berasal dari Allah. Roh yang berasal dari Allah adalah Roh yang mengakui bahwa Yesus Kristus datang sebagai manusia berasal dari Allah. Melalui pembaptisan kita dimeteraikan sebagai anak-anak Allah dan memiliki Roh yang berasal dari Allah.
Sebagai murid Yesus, apakah diri dan hidup imanku telah menjadi terang bagi orang lain di sekitarku? Sejauh mana aku telah membuat pembedaan roh (discernment of spirits) dalam hidup imanku? Apakah aku senantiasa membuka diriku bagi Roh Allah untuk menuntun hidupku?
Saudara-saudari, Yohanes menegaskan kasih sebagai tanda iman sejati, Mazmur meneguhkan Kristus sebagai Raja, dan Injil menunjukkan Yesus sebagai terang yang menyerukan pertobatan. Mari kita membuka hati, hidup dalam kasih, dan berjalan dalam terang Kristus, agar dunia yang gelap dipenuhi dengan damai dan sukacita.
Mari membuka diri dan hidup kita pada tuntunan Roh Allah sehingga kita dapat menjadi pewarta dan terang kehidupan bagi orang lain.
Tuhan memberkati. * RD AMT
Recent Comments