MENELADAN KELUARGA KUDUS : MENERIMA KEHADIRAN ALLAH DENGAN PENUH IMAN DAN SYUKUR
“Firman itu telah menjadi manusia, dan tinggal di antara kita.” (Yohanes 1:14) Di penghujung tahun 2025, Injil Yohanes mengajak kita kembali ke pusat iman kita:Allah tidak tinggal jauh, tidak berdiam di tempat yang tinggi dan tak tersentuh. Allah memilih untuk menjadi...
MENELADAN KELUARGA KUDUS : MEMBIARKAN ALLAH BERBICARA DAN BEKERJA MELALUI ORANG LAIN
Di Bait Allah, Injil menghadirkan sebuah perjumpaan yang hening namun penuh makna. Tidak ada keramaian, tidak ada kata-kata yang mendominasi. Yang hadir adalah pribadi-pribadi yang setia berdiri di hadapan Allah: Hana yang menanti dalam doa, dan Keluarga Kudus yang...
MENELADANI KELUARGA KUDUS : RENDAH HATI DI HADAPAN MISTERI ALLAH
Ketika Maria dan Yosef membawa Yesus ke Kenisah, mereka datang sebagai keluarga sederhana yang setia menjalankan hukum Tuhan (bdk. Luk 2:22–24). Tidak ada tuntutan keistimewaan, tidak ada sikap merasa lebih karena Anak yang mereka bawa adalah Putra Allah. Mereka...
BELAJAR DARI SANTO YOSEF : AYAH YANG BELAJAR DARI SANG ANAK
Injil tidak pernah mencatat sepatah kata pun yang keluar dari mulut Yosef. Namun justru dalam keheningan itulah, hidupnya berbicara dengan sangat lantang. Yosef adalah sosok ayah yang tidak banyak berkata-kata, tetapi cepat bertindak—setia, sigap, dan penuh tanggung...
Recent Comments