Sharing
KEMULIAAN KEPADA BAPA (BHF 577)
Pernah, ketika bapak pengakuanku menyuruh aku mengucapkan “Kemuliaan kepada Bapa” sebagai penitensi, aku membutuhkan waktu yang amat panjang untuk melakukannya; berulang kali aku memulainya, tetapi tidak dapat menyelesaikannya sebab rohku menjadi satu dengan Allah,...
BAGIKU, HATINYA ADALAH SUATU SURGA DI ATAS BUMI ( BHF 574)
Malam Natal 1935 Sejak pagi buta, rohku tenggelam dalam Allah. Kehadiran-Nya merasuki seluruh diriku. Pada petang hari, sebelum makan malam, aku pergi ke kapel selama beberapa menit untuk berbagi opłatek, pada kaki Yesus, dengan mereka yang jauh dan yang sangat...
SEMUA MASALAH ADA DALAM TANGANKU ( BHF 573 )
21 September 1935 Pada suatu hari, bapak pengakuanku mengajak aku pergi dan melihat apakah rumah itu yang pernah aku lihat dalam suatu penglihatan. Ketika aku pergi bersama bapak pengakuan untuk melihat rumah itu, atau lebih tepat reruntuhan itu, sekali pandang aku...
HANYA BERSAMA DIA, DALAM DIA, DAN LEWAT DIA KITA DAPAT MENYENANGKAN HATI ALLAH ( BHF 572)
Oh, betapa besarnya gairah setiap jiwa yang akan hidup di biara itu karena Allah datang dan tinggal bersama kita. Biarlah diingat-ingat oleh setiap suster bahwa kalau kita, para biarawati, tidak memohon kerahiman Allah, siapa lagi yang akan melakukannya? Setiap suster...
JIWAKU SEPENUHNYA TERSERAP KE DALAM DIRIMU ( BHF 571 )
Ya Yesusku, Kebenaran yang kekal, aku tidak takut akan suatu pun, entah kesulitan entah penderitaan. Yang kutakuti hanyalah satu hal, yakni melukai Hati-Mu. Ya Yesusku, lebih baik aku binasa daripada membuat Engkau berduka. Ya Yesus, Engkau tahu bahwa kasihku hanya...
MISI DAN TUGASMU DI BUMI ADALAH MEMOHON KERAHIMAN BAGI DUNIA ( BHF 570)
Pada suatu kesempatan, aku melihat Yesus dalam pakaian yang cemerlang; ini terjadi di rumah kaca. [Ia berkata kepadaku,] Tuliskanlah apa yang Kukatakan kepadamu. Kesukaan-Ku adalah bersatu denganmu. Dengan kerinduan yang amat besar, Aku menantikan dan mendambakan saat...
KELEMAHANKU MEMAKSA ENGKAU UNTUK TERUS-MENERUS MENYERTAI AKU( BHF 569)
15 Desember 1935. Hari ini, sejak pagi buta, suatu kekuatan yang aneh telah mendorongku untuk bertindak, tanpa memberikan kesempatan sedikit pun kepadaku untuk merasa tenang. Telah dinyalakan di dalam hatiku suatu semangat yang aneh, yang mendesak aku untuk bertindak,...
BUNDA KITA YANG TERSUCI AKAN MENJADI SUPERIOR BIARA ( BHF 568b)
Superior hendaknya menonjol karena kasih terhadap para susternya, dan kasih ini harus menjadi nyata dalam tindakan-tindakan. Ia hendaknya menanggung sendiri semua beban seolah-olah untuk meringankan beban para suster. Ia hendaknya tidak menuntut pelayanan apa pun dari...
SETIAP JIWA MERUPAKAN SUATU DUNIA TERSENDIRI ( BHF 568a)
Hubungan Superior dengan Para Suster Superior hendaknya menonjol dalam kerendahan hati dan kasih kepada setiap suster tanpa membeda-bedakan. Ia tidak boleh membiarkan diri dikendalikan oleh sikap suka dan tidak suka, tetapi oleh semangat Kristus sendiri. Hendaknya ia...
DENGAN MEMATUHI SUPERIOR, KITA MEMATUHI ALLAH SENDIRI ( BHF 567b)
Para suster akan menyapa superior sebagai berikut: “Dengan perkenanmu (dalam bahasa Polandia: proszę Siostry Przełożonej yang searti dengan Permisi, Suster Superior*). Mereka tidak pernah boleh mencium tangannya, tetapi kapan saja mereka berjumpa dengan dia di lorong...
DALAM HUBUNGAN DENGAN PARA SUPERIOR, HENDAKNYA DITUNTUN OELH ROH IMAN ( BHF 567a)
Hubungan Para Suster dengan Superior Semua suster hendaknya menghormati superior seperti Tuhan Yesus sendiri, seperti yang kusebutkan ketika berbicara mengenai kaul ketaatan. Terhadapnya, mereka hendaknya bersikap dengan kepercayaan seorang anak, dan hendaknya tidak...
MATI RAGA BATAIN MENDUDUKI TEMPAT PERTAMA ( BHF 565)
Tobat dan Mati Raga. Mati raga batin menduduki tempat pertama, tetapi di samping ini, kita harus mengamalkan juga mati raga lahir yang ditentukan secara ketat sehingga semua orang dapat melaksanakannya. Mati raga dilaksanakan sebagai betikut: pada tiga hari dalam...
ENGKAU MEMBERI SUKACITA YANG BESAR, KETIKA ENGKAU MENYEMBAH TRITUNGGAL KUDUS ( BHF 564)
Pada Pesta Bunda Allah Dikandung Tanpa Noda, dalam misa kudus, aku mendengar gemerisik pakaian dan aku melihat Bunda Allah Tersuci dalam semarak cahaya yang amat indah. Pakaiannya putih dengan ikat pinggang biru. Ia berkata kepadaku, Engkau memberiku sukacita yang...
AKU MELIHAT IMAM YANG MEMBANTU AKU MEMPERSIAPKAN BIARA ITU ( BHF 563)
Sebelum aku tiba di Vilnius dan berjumpa dengan bapak pengakuan ini, aku pernah melihat sebuah gereja yang lebih kecil dan di dekatnya terletak rumah kongregasi ini. Biara itu memiliki dua belas kamar; setiap biarawati tinggal secara terpisah. Aku melihat imam yang...
IA KECEWA DENGAN ORANG YANG MEMAKSAKAN KEHENDAK SENDIRI DAN AKULAH SALAH SATUNYA ( BHF 560)
Kamis. Aku merasa terdorong untuk secepat mungkin bertindak sesuai dengan kehendak Tuhan. Sementara melakukan pengakuan dosa, aku mempertahankan pendapatku sendiri atas pendapat bapak pengakuan. Mula-mula aku tidak menyadari hal ini, tetapi ketika aku malaksanakan Jam...
DI SINILAH NANTI TEMPAT BIARA ITU ( BHF 559)
Pada suatu kesempatan, ketika aku memasuki kapel, aku melihat tembok suatu bangunan dalam keadaan yang memprihatinkan (bacalah catatan kaki bernomor 204); jendela-jendela tanpa kaca dan pintu-pintu hanya memiliki kusen tanpa daun pintu. Kemudian, aku mendengar...
MENOLONG UMAT DENGAN DOA DAN MATIRAGA, TIDAK DENGAN SURAT – MENYURAT ( BHF 556)
Surat-Menyurat Setiap suster boleh menulis surat tertutup kepada pimpinan Gereja setempat yang beranggung jawab atas biara yang bersangkutan. Untuk setiap surat yang lain, dituntut izin, dan suster hendaknya menyerahkan surat itu kepada superior dalam keadaan...
MEREKA YANG SUDAH MATI BAGI DUNIA TIDAK KEMBALI LAGI KE SANA ( BHF 555)
Penggunaan Kamar Tamu tidak seorang pun akan menggunakan kamar tamu tanpa izin khusus dari superior, dan superior hendaknya tidak mengizinkan kunjungan yang terlalu sering. Mereka yang sudah mati bagi dunia hendaknya tidak kembali lagi ke sana, juga tidak melalui...
DOA YANG DIAM-DIAM MENJAGA KESETIAANKU
Hari ini, ketika aku mengenang genap dua puluh sembilan tahun sejak mengucapkan profesi pertamaku sebagai Suster Dina Keluarga Kudus (KKS), pikiranku tiba-tiba kembali melayang jauh ke masa awal panggilan. Bukan kepada peristiwa-peristiwa besar. Bukan pula kepada hari...
REKREASI HENDAKNYA BERLANGSUNG DENGAN KEGEMBIRAAN TETAPI MENURUT SEMANGAT ILAHI ( BHF 553)
Tetapi, aku mau langsung berbicara mengenai peraturan kedua, yakni berbicara. Berdiam diri ketika harus berbicara adalah suatu kekurangan, bahkan kadang merupakan suatu dosa. Maka, hendaknya semua suster ambil bagian dalam rekreasi. Dan superior hendaknya tidak...