RABU, MASA KHUSUS ADVEN, TGL 17 DESEMBER “
Kej 49:2.8-10; Mzm 72:1.3-4ab.7-8.17; Mat 1:1-17

Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita melihat kesetiaan Allah dalam sejarah. Dari nubuat Yakub, doa Mazmur, hingga silsilah Yesus, semuanya menunjukkan bahwa Allah tidak pernah ingkar janji. Ia menghadirkan Raja Damai yang sejati, bukan raja yang berkuasa dengan senjata, melainkan dengan kasih dan keadilan.

Berkat Yakub kepada Yehuda menegaskan sebuah kepastian tentang tongkat kerajaan. Ini bukan sekadar sebagai sebuah janji kepastian tanpa persoalan. Tetapi ini lebih merupakan sebuah jaminan pegangan kepastian bahwa rencana dan kehendak Allah pasti akan terjadi. Dari Yehudalah akan tampil “penerus Israel”, tampil penyelamat yang dijanjikan oleh Allah bagi seluruh umat manusia.

Silsilah Yesus dibentangkan oleh penginjil Matius. Alur sejarah dengan segala dinamika terang dan gelapnya menunjukkan secara jelas tegas bahwa rencana dan kehendak Allah terwujud dalam sejarah hidup manusia. Yesus sang penerus dan perwujudan rencana penyelamatan Allah hadir dalam sejarah manusia dalam sisinya yang cemerlang dan juga sisinya yang suram. Karena itu, Ia harus hadir dalam sejarah yang demikian untuk memberi dasar, arah, dan daya bagi sejarah. Sehingga sejarah manusia dan dunia berpusat pada rencana dan kehendak Allah.

Bagaimana aku telah memahami sejarah hidupku? Apa rencana dan kehendak Allah yang terwujud dalam sejarah hidupku? Sejauh mana aku telah menyadari dan memberi tempat bagi Allah dalam sejarah hidupku?
Sabda Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa Allah setia pada janji-Nya. Yesus adalah Raja Damai yang membawa keadilan dan kasih. Allah bekerja melalui sejarah manusia, bahkan yang penuh kelemahan, untuk menghadirkan keselamatan.
Saudara-saudari, nubuat Yakub, doa Mazmur, dan silsilah Yesus semuanya mengarah pada satu titik: Yesus adalah Raja Damai yang dijanjikan. Mari kita membuka hati, agar damai dan keadilan-Nya sungguh hadir dalam hidup kita, keluarga kita, dan masyarakat kita.
Mari memahami rencana Allah dalam sejarah hidup kita.
Tuhan memberkati. * RD AMT