JUMAT, MASA KHUSUS ADVEN, TGL 19 DESEMBER
Hak. 13:2-7,24-25a; Mzm. 71:3-4a,5-6ab,16-17; Luk. 1:5-25.
Saudara-saudari terkasih, bacaan hari ini berbicara tentang janji Allah yang menumbuhkan harapan di tengah keterbatasan manusia. Baik dalam kemandulan, usia lanjut, maupun keraguan, Allah menunjukkan bahwa Ia setia dan kuasa-Nya melampaui kelemahan kita.
Kelahiran Samson merupakan anugerah luar biasa bagi Manoah dan istrinya. Kisah kelahiran ini menunjukkan secara amat jelas bagaimana Allah campur tangan secara luar biasa. Namun Manoah dan istrinya dituntut untuk taat dan tunduk secara bebas dan setia pada rencana dan kehendak Allah.
Sejajar dengan kisah kelahiran Samson, kisah kelahiran Yohanes Pembaptis juga menyatakan secara amat tegas dan jelas bagaimana campur tangan Allah yang luar biasa untuk mengatasi keterbatasan manusia. Zakharia dan Elizabeth adalah orang-orang benar dan taat. Namun mereka tidak mempunyai anak. Tetapi berkat campur tangan Allah “keterbatasan” mereka itu dapat diatasi. Namun, untuk itu mereka dituntut taat dan setia serta terbuka pada rencana dan kehendak Allah.
Sejauh mana aku telah menyadari campur tangan Allah bagi setiap peristiwa “keterbatasan” diri dan hidupku? Apakah aku telah patuh setiap ada rencana dan kehendak Allah bagi diri dan kehidupanku?
Bacaan-bacaan hari ini berpadu dalam satu pesan: Allah setia pada janji-Nya. Ia sanggup menumbuhkan kehidupan di tengah kemandulan dan keterbatasan. Iman sejati adalah tetap berharap dan percaya, meski situasi tampak mustahil.
Saudara-saudari, Hakim-hakim menegaskan bahwa Allah sanggup menghadirkan kehidupan di tengah kemandulan, Mazmur mengingatkan bahwa Ia setia sepanjang hidup, dan Injil Lukas menunjukkan bahwa janji Allah digenapi dalam kelahiran Yohanes Pembaptis. Mari kita hidupkan harapan, percaya pada janji Allah, dan menjadi saksi bahwa Allah setia, meski kita lemah.
Mari menyadari dan terbuka pada campur tangan Allah dalam setiap peristiwa kehidupan kita. Mari membangun sikap patuh setia pada rencana dan kehendak Allah.
Tuhan memberkati. * RD AMT
Recent Comments