RABU, MASA KHUSUS ADVEN, TGL 24 2 DESEMBER
Sam 7:1-5.8b-12.16; Mzm 89:2-3.4-5.27.29; Luk 1:67-79
Saudara-saudari terkasih, bacaan hari ini menegaskan bahwa Allah setia pada janji-Nya. Janji yang diberikan kepada Daud, dinyanyikan dalam Mazmur, dan digenapi dalam kelahiran Yohanes serta kedatangan Yesus Kristus. Kesetiaan Allah menjadi dasar iman kita, terutama di tengah dunia yang penuh seluruhnya.
Terhadap niat tulus Daud untuk membangun rumah bagi Allah, melalui nabi Natan Allah menegaskan kesadaran dasar bagi Daud. Allah menunjuk baik Daud itu. Allah sendirilah yang akan membangun rumah/wangsa yang kokoh bagi Daud. Daud diingatkan oleh Allah akan memulai dirinya yang sederhana namun dijadikan raja yang besar tanpa syarat.
Berhadapan dengan karya agung Allahnya, Zakharia melambungkan madah. Pada madah itu terpatri jelas kesadaran Zakharia bahwa kelahiran puteranya adalah janji Allah bagi Daud dan keselamatan yang pasti bagi semua orang. Madah itu juga menegaskan bahwa “Sang surya”, yaitu Yesus, telah terbit!
Sejauh mana aku telah mempersiapkan diri dan hatiku untuk menyongsong penggenapan janji Allah dalam diri “Sang Surya”, yaitu Yesus yang akan lahir nanti? Apakah rumah hatiku sudah siap untuk menyambut kedatangannya-Nya? Apa wujud nyata kesiapan diri itu?
Bacaan-bacaan hari ini berpadu dalam satu pesan: Allah setia pada janji-Nya. Janji itu digenapi dalam Kristus, Cahaya yang membimbing kita. Kita dipanggil untuk menjadi Yohanes: mempersiapkan jalan bagi Tuhan dengan hidup yang sederhana dan penuh pelayanan.
Saudara-saudari, Allah berjanji kepada Daud, Mazmur memuji kasih setia-Nya, dan Zakharia menegaskan bahwa janji itu digenapi dalam Kristus. Mari kita percaya pada kesetiaan Allah, membuka hati pada Cahaya Kristus, dan berjalan di jalan damai yang Ia tunjukkan.
Mari mempersiapkan rumah diri dan hati kita untuk menyongsong penggenapan janji Allah dalam diri “Sang Surya”, yaitu Yesus yang akan lahir nanti.
Tuhan melayani. *RDAMT
Recent Comments