BILA kasih Tuhan melimpah,
aku tidak lagi memandang hidup dari kekurangan.
Hatiku belajar tenang dan percaya.
Sebab Tuhan melihatku dengan belas kasih.

BILA yang kumiliki terasa sederhana,
aku tidak meremehkannya.
Di tangan Tuhan, yang sedikit pun berarti.
Dan menjadi cukup ketika diserahkan.

BILA roti dipecah dan dibagikan,
aku melihat kasih bekerja tanpa hiruk-pikuk.
Tidak ada yang ditimbun, tidak ada yang disisihkan.
Semua menerima sesuai kebutuhan.

BILA aku duduk dan menerima dengan syukur,
aku tahu tidak ada satu detik pun yang sia-sia.
Dalam kesederhanaan, Tuhan mencukupi.
Dan kasih-Nya selalu melimpah.