UMAT, PEKAN BIASA XXII
Kol. 1:15-20; Mzm. 100:2,3,4,5; Luk. 5:33-39
Melalui beberapa perumpamaan, Yesus menegaskan bahwa setiap orang beriman harus selalu bertransformasi diri menuju kesempurnaan. Oleh karena itu, sikap yang dibutuhkan adalah memiliki fokus hidup pada inti dasar jaminan kehidupan, yaitu Yesus itu sendiri. Tetapi untuk itu, transformasi bukan hanya sekadar sebuah tindakan tambal sulam, melainkan suatu pembaruan hidup yang terus-menerus dan menyeluruh.
Teks Kolose ini merupakan madah atau kidung yang indah tentang Kristus. Kristus memiliki kedudukan dan peranan yang sangat sentral dalam tatanan penciptaan dan penyelamatan. Kristus dipuji sebagai gambaran atau citra Allah yang tidak kelihatan. Ia memanifestasikan kehadiran Allah di dalam diri-Nya. Ia adalah yang sulung dari segala ciptaan karena segala sesuatu diciptakan melalui perantaraan-Nya dan untuk Dia. Kristus adalah titik tolak dan arah segala sesuatu.
Sejauh mana aku telah bertransformasi dalam hidup imanku? Apakah yang menjadi patokan dan kriteriumnya, apakah Kristus ataukah diriku sendiri?
Mari senantiasa bertransformasi diri dalam hidup iman kita dan menjadikan Kristus sebagai patokan dan kriterium utama hidup dan kehidupan kita.
Tuhan memberkati. * RD AMT
Recent Comments