Dia yang tahu memberi ampun menyediakan bagi dirinya sendiri banyak rahmat dari Allah.Seberapa sering aku memandang salib, sesering itulah aku akan memberi ampun dengan segenap hatiku. BHF 390
“Dia yang tahu memberi ampun menyediakan bagi dirinya sendiri banyak rahmat dari Allah.”
Kalimat ini sederhana, tetapi sungguh menyentuh hatiku. Rupanya, mengampuni bukan hanya hadiah untuk orang lain, tetapi juga jalan bagi hatiku sendiri untuk menerima rahmat. Rahmat yang berlimpah dari Allah sendiri.
“Seberapa sering aku memandang salib, sesering itulah aku akan memberi ampun dengan segenap hatiku.” Aku merasa ini bukan sekadar nasihat, tetapi sebuah latihan rohani. Sebuah kontemplasi yang mesti terus-menerus dipraktekkan. Salib sumber rahmat. Dengan terus memandang Salib, aku belajar banyak hal. Salib mengajariku bahwa kasih tidak berhenti ketika disakiti. Kasih tidak mengalah saat menderita. Salib juga mengingatkanku bahwa aku pun hidup karena pengampunan Tuhan, karena kerahiman dan belas kasih Tuhan yang tak terbatas. Salib meneguhkanku,bahwa mengampuni sesama Adalah jalan cinta.
Hari ini aku belajar untuk tidak menunda mengampuni. Aku ingin lebih sering memandang Salib, supaya hatiku tidak mengeras, supaya aku tidak menyimpan luka, dan supaya aku mampu mengampuni dengan sungguh.Yesus, Engkau andalanku.
Recent Comments