SELASA, PEKAN BIASA XIII
Kej. 19:15-29; Mzm. 26:2-3,9-10,11-12; Mat. 8:23-27

Sodom dan Gomora sudah diambang kehancuran. Berkat kemurahan hati Allah, Lot kerabat Abraham diselamatkan dari malapetaka itu. Tetapi untuk itu, Lot dan keluarganya harus lari menjauhkan diri dari malapetaka itu. Namun sifatnya yang lemah dan ragu-ragu membuat dia dan keluarganya harus diseret keluar dari kota itu. Istri Lot akhirnya berubah menjadi tiang garam, karena ia menoleh ke belakang, padahal ia sudah diperingatkan agar tidak menoleh ke belakang. Hal itu terjadi sebagai konsekuensi dari ketidaktaatan.

Para murid ketakutan karena ditimpa ombak dan badai. Oleh karena itu mereka membangunkan Yesus yang sedang tidur. Yesus mencela betapa kecilnya iman mereka. Ia lalu menghardik angin dan danau. Danau lalu menjadi teduh. Mengalami peristiwa itu, para murid menjadi heran dan bertanya-tanya: “Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”.

Seteguh apakah iman yang aku hidupi saat ini? Apa saja ketakutan dan kecemasan yang menghantui kehidupan imanku saat ini?
Mari membangun keteguhan iman kita pada tuntunan dan bimbingan Allah.
Tuhan memberkati. * RD AMT