Tidak lama sesudahnya, aku mendengar suara ini dalam jiwa, Jangan takut akan suatu pun; ia tidak akan menyentuh engkau di luar kehendak-Ku. Sesudah kata-kata Tuhan ini, suatu kekuatan yang aneh masuk ke dalam jiwaku. Aku sangat bersukacita bahwa Allah sedemikian baik. • BHF 541
“Aku sangat bersukacita bahwa Allah sedemikian baik. Kalimat sederhana ini langsung menyentuh hatiku, penuh sukacita dan penghiburan.
Allah kita sungguh baik, bahkan teramat baik. Kebaikan dan kasih-Nya memenuhi seluruh hidup Faustina. Dalam segala keadaan, baik saat mengalami sukacita maupun ketika menghadapi cobaan dan godaan, Faustina selalu kembali bersandar pada kasih dan kebaikan Allah. Dan ia bersukacita di dalamnya. Yang menarik perhatianku bukanlah cobaan yang dialami Faustina, melainkan jawaban Yesus kepadanya:”Jangan takut akan suatu pun; ia tidak akan menyentuh engkau di luar kehendak-Ku.” Betapa menenangkan hati.
Yesus memberikan jaminan yang jauh lebih besar dari segala cobaan hidup dan godaan si jahat, bahwa tidak ada sesuatu pun yang dapat terjadi di luar pengetahuan, kasih, dan kehendak-Nya.Karena itulah Faustina tidak memelihara rasa takut. Ia memilih percaya pada kasih Allah lebih besar daripada segala godaan. Ia percaya bahwa kebaikan Allah lebih kuat daripada segala kejahatan. Ia percaya bahwa penyelenggaraan Allah melampaui segala sesuatu yang dapat dipahami manusia. Kepercayaan pada kebaikan Allah yang memenuhi jiwanya dengan sukacita.
Saat menghadapi kesulitan, kepada siapakah aku lebih banyak memberi perhatian? Kepada masalah yang sedang kuhadapi atau kepada Allah yang memegang kendali hidupku? Kadang, aku lebih mudah melihat besarnya persoalan daripada besarnya kasih dan kebaikan Allah. Sehingga aku jadi cemas, takut, kuatir dan jauh dari sukacita. Faustina mengingatkan aku bahwa Ia memilih menatap kebaikan Tuhan. Apa pun yang terjadi, Allah yang maha baik, tetap mengasihi, tetap menyertai dan menyelamatkan. Semoga hatiku selalu bersukacita saat menatap, mengalami.dan mewartakan kasih dan kebaikanNya.
Aku sangat bersukacita bahwa Allah sedemikian baik. “Tuhan Engkau baik, dan teramat baik, kasih-Mu sempurna, ajaib dan mulia. Segenap hatiku memuji nama-Mu. Sampai akhir hidupku menyembah-Mu.” Yesus Engkau andalanku.
Recent Comments