SELASA, PEKAN BIASA XV PERINGATAN WAJIB ST. BONAVENTURA, USKUP DAN PUJANGGA GEREJA
Kel. 2:1-15a; Mzm. 69:3,14,30-31,33-34; Mat. 11:20-24

“Musa” adalah sebuah nama Mesir, yang berarti “lahir”.Kisah kelahiran dan proses pendewasaannya menjadi tanda bagaimana karya Allah mempersiapkan lahirnya seorang pemimpin bangsa Israel. Sebagaimana ia ditarik dari air, ia juga akan memimpin Israel menyeberangi dan keluar dari air sebagai wujud pembebasan. Itulah penyelenggaraan Allah dalam kekuatan dan kekuasaannya berhadapan dengan manusia.

Kepada kota-kota yang tidak bertobat, Yesus mengecam mereka. Mengapa demikian? Karena di kota-kota itu Yesus telah melakukan banyak mukjizat yang menjadi tanda nyata kehadiran dan kekuasaan serta kekuatan Allah. Namun, terhadap mukjizat yang menjadi tawaran kasih karunia Allah itu, mereka menolaknya. Mereka tidak percaya!

Sewaktu kecil, Bonaventura jatuh sakit. Ibunya menggendongnya untuk menemui St. Fransiskus Asisi. Fransiskus memberikan berkat dan berseru: “O Bonaventura”, artinya “betapa baik kejadian ini”. Seruan itu kemudian diabadikan sebagai nama Bonaventura. Bonaventura kemudian bergabung dengan ordo Saudara-saudara Dina Fransiskan. Ia kemudian diutus untuk belajar ke Paris. Ia termasuk orang yang cemerlang dalam belajar. Kalau orang bertanya dari mana ia mendapatkan kepandaian demikian hebat, ia hanya menunjuk salib Kristus. Baginya belajar berarti berdoa. Ia kemudian dtahbiskan menjadi imam. Karena kebijaksanaannya, ia dipilih sampai sembilan kali menjadi pimpinan ordo. Pada usia 52 tahun, ia diangkat menjadi kardinal. Ia menulis banyak karya yang sangat mendalam isinya.

Apakah aku menyadari penyelenggaraan Allah di dalam seluruh arah dan perjalanan hidupku? Apakah aku telah membuka diriku untuk menangkap tanda-tanda kehadiran Allah yang menjadi jaminan kehidupanku? Bagaimana sikapku terhadap tawaran sensasi dunia ini?
Mari bersama St. Bonaventura menyadari penyelenggaraan Allah di dalam seluruh arah dan perjalanan hidup kita. Mari membuka diriku untuk menangkap tanda-tanda kehadiran Allah yang menjadi jaminan kehidupan kita.
Tuhan memberkati. * RD AMT