SELASA, PEKAN BIASA XIII “
Am 3:1-8; 4:11-12; Mzm 5:5-6.7.8; Mat 8:23-27.

Liturgi hari ini menyingkapkan dua hal penting: Allah yang berbicara melalui nabi-Nya dengan kuasa yang tak terbantahkan, dan Yesus yang menenangkan badai sebagai tanda kehadiran Allah yang menyelamatkan. Bacaan ini mengajak kita untuk mendengarkan suara Allah dengan hati terbuka dan percaya pada kuasa Yesus di tengah badai kehidupan.

Nabi Amos menyatakan ucapan penghakiman melawan Israel sebagai bangsa terpilih. Ucapan penghakiman tersebut ditampilkan dengan gaya sebab akibat. Nabi menegaskan bahwa Israel merupakan satu-satunya bangsa yang terpilih dari segala kaum di muka bumi. Sebagai bangsa terpilih, Israel telah mengalami berbagai macam peristiwa hidup di mana Allah senantiasa menyertai dan menghidupkan serta mengasihi mereka. Namun Israel justru sering kali tidak setia. Karena ketidaksetiaan itulah Israel dijatuhi hukuman. Israel dituntut untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaannya sebagai bangsa terpilih.

Para murid sebagai orang-orang yang terpilih mengalami ketakutan yang luar biasa karena ditimpa ombak dan badai. Oleh karena itu mereka membangunkan Yesus yang sedang tidur. Yesus mencela betapa kecilnya iman mereka. Ia lalu menghardik angin dan danau. Danau lalu menjadi amat teduh. Para murid menjadi heran: “ Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”.

Sejauh mana aku telah menyadari diriku sebagai orang yang terpilih oleh Allah? Bagaimana aku telah menghayati keterpilihanku itu? Sebagai orang beriman yang terpilih, apakah aku telah memiliki iman yang teguh kepada Allah?
Hari ini kita diajak untuk mendengarkan suara Allah, hidup dalam kebenaran, dan percaya pada kuasa Yesus yang menenangkan badai. Dengan demikian, kita menjadi umat yang teguh dalam iman dan penuh pengharapan di tengah tantangan hidup.
Mari menyadari diri kita sebagai orang yang terpilih oleh Allah. Mari membangun keteguhan iman kita kepada Allah, menghayati keterpilihan itu dalam setiap peristiwa kehidupan kita sehari-hari.
Tuhan memberkati. RD AMT