Pada hari Jumat, dalam misa, ketika jiwaku dibanjiri dengan kebahagiaan Allah, aku mendengar kata-kata ini di dalam jiwaku, Melalui Hati Yesus yang ilahi-insani, kerahiman-Ku telah memancar ke dalam jiwa-jiwa seperti sinar matahari menebus kristal. Dalam hatiku, aku merasakan dan memahami bahwa setiap pendekatan kepada Allah
telah terlaksana oleh Yesus, dalam Yesus, dan lewat Yesus • BHF 528

Dalam hatiku, aku merasakan dan memahami bahwa setiap pendekatan kepada Allah telah terlaksana oleh Yesus, dalam Yesus, dan lewat Yesus.”* Merenungkan BHF 528 ini, aku tertarik pada pemahaman yang diterima Faustina sesudah ia mendengar sabda Tuhan tentang kerahiman yang memancar melalui Hati Yesus yang ilahi-insani.
Faustina memperoleh kesadaran bahwa setiap pendekatan kepada Allah terlaksana oleh Yesus, dalam Yesus, dan lewat Yesus. Aku merenung-renung, apa yang ingin dikatakan Tuhan padaku melalui Faustina dalam BHF ini.

Kalimat yang sangat dalam, yang memuat seluruh kegenapan janji dan karya keselamatan Allah dalam Yesus, melalui Yesus, lewat Yesus. Sungguh, ini memperjelas identitas Yesus sendiri..Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun yang datang kepada Allah tanpa melalui Aku.*

Kadang, ada orang yang masih berpikir bahwa kita datang kepada Allah dengan kekuatan doa kita, dengan usaha kita, dengan kesalehan kita, atau dengan berbagai perbuatan baik yang kita lakukan. Padahal sesungguhnya, tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus Putra-Nya. Sebagaimana dalam doa-doa Katolik selalu diakhiri dengan “demi Kristus Tuhan kami; dengan perantaraan Yesus; atau dalam nama Yesus.

Aku diingatkan kembali bahwa setiap kali aku berdoa, sesungguhnya Yesuslah yang lebih dahulu membuka jalan bagiku untuk datang kepadaNya.Setiap kali menerima sakramen, sesungguhnya Yesuslah yang mempertemukan aku dengan Bapa. Setiap kali mohon ampun, sesungguhnya karena darah Kristuslah aku dapat menghampiri takhta kerahiman Allah. Segala sesuatu adalah rahmat. Apa saja yang aku peroleh, yang dapat aku lakukan, semua karena anugerah Allah yang mengalir melalui Yesus. Benar, setiap pendekatan kepada Allah telah terlaksana oleh, dalam, dan lewat Yesus. Yesus yang utama dalam segala ciptaan, dalam segala sesuatu.

Merenungkan ini membuatku semakin belajar bersyukur, rendah hati dan taat. Betapa besar kasih Allah kepada manusia. Semua telah nyata terangkum dalam Yesus.. .Terima kasih Yesus.
Yesus, Engkau andalanku.