KAMIS PRAPASKAH II
Yer. 17:5-10; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 16:19-31.

Melalui warta nabi Yeremia, Tuhan dengan tegas menyatakan perbedaan antara orang yang mengandalkan manusia dan orang yang mengandalkan Tuhan. Orang mengandalkan manusia, betapa pun hebatnya manusia itu “ia seperti semak bulus di padang belantara”. Orang yang mengandalkan Tuhan, “ia seperti pohon yang ditanam di tepi air, merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air”.

Kisah Lazarus dan si kaya semakin menegaskan kebenaran warta sang nabi. Keduanya ada jurang pemisah yang tak terseberangi. Tidak ada kekuatan apa pun yang dapat melepaskan si kaya dari kungkungan egoisme dan ketamakan dirinya. Si kaya akhirnya merana dan terkurung dalam jerat cinta terhadap dirinya sendiri selamanya.

Apa dan siapa yang menjadi andalan diriku? Sejauh mana aku telah mewujudkan cinta kasih Allah dalam hidupku setiap hari?
Mari selalu mengandalkan Tuhan kita. Mari mewujudkan cinta kasih Allah kepada sesama kita setiap hari.
Tuhan memberkati. ( RD AMT)