SABTU, PEKAN BIASA PERAYAAN WAJIB ST. ANTONIUS
1Sam. 9:1-4,17-19; 10:1a; Mzm. 21:2-3,4-5,6-7; Mrk. 2:13-17
Hari ini kita merayakan St. Antonius Abas, seorang tokoh besar dalam tradisi Gereja yang dikenal sebagai Bapa para rahib. Ia meninggalkan segala harta duniawi untuk hidup dalam doa, kesederhanaan, dan pelayanan. Bacaan hari ini sangat relevan: Saul (1Sam. 9:1-4,17-19; 10:1a) dipilih Allah menjadi raja, meski ia sendiri tidak mencarinya. Mazmur 21 menegaskan bahwa kekuatan dan kebahagiaan sejati berasal dari Tuhan. Yesus (Mrk. 2:13-17) memanggil Lewi, seorang pemungut cukai, dan makan bersama orang berdosa, menunjukkan kasih Allah yang memanggil semua orang.
Karena Israel menuntut untuk memiliki raja, maka Allah memilih Saul menjadi raja Israel yang pertama. Kisah pilihan dan panggilan Saul menjadi raja seolah-olah terjadi secara kebetulan. Namun jika ditelusuri maka kita akan menemukan bahwa Allah telah merencanakan hal itu secara cermat menanggapi tuntutan Israel tersebut. Allah mempersiapkan Saul, seorang pemuda yang berani dan penuh kerelaan hati.
Kisah panggilan Lewi, si pemungut cukai merupakan hal yang mengejutkan. Lewi yang dikenal sebagai pendosa bahkan pengkhianat bangsa dipanggil oleh Yesus menjadi murid-Nya. Lewi dengan kerelaan hati yang utuh menjawab panggilan yang adalah prakarsa dari pihak Allah.
Melalui kisah panggilan Saul dan Lewi tersebut, kita diajak untuk menyadari secara sungguh bahwa panggilan setiap orang adalah prakarsa Allah, rencana Allah yang sangat cermat bagi setiap orang. Namun, prakarsa tersebut harus diimbangi oleh kerelaan yang total dari setiap orang untuk menanggapi dan bekerja sama untuk mewujudkan panggilan dalam kasih karunia Allah tersebut. Untuk itu, panggilan menuntut keberanian untuk berjuang bersama Allah. Berjuang bukanlah sebuah sensasi melainkan usaha untuk melaksanakan kehendak Allah yang memanggil.
Sejauh mana aku telah menyadari panggilan hidupku dari Allah? Bagaimana aku telah menanggapi dan bekerja sama untuk mewujudkan panggilan dalam kasih karunia Allah tersebut? Apa wujud konkret panggilanku itu?
Perayaan St. Antonius mengingatkan kita bahwa: Allah memilih kita untuk tugas tertentu (Saul); kasih Allah adalah sumber kekuatan sejati (Mazmur); Kristus memanggil kita meski kita lemah dan berdosa (Lewi).
Maka, mari kita meneladani St. Antonius: hidup sederhana, setia dalam doa, dan berani mengikuti Kristus yang memanggil kita untuk menjadi saksi kasih-Nya di dunia.
Tuhan memberkati. *RD AMT
Recent Comments