SABTU, PEKAN BIASA, HARI SABTU IMAM
1Raj. 3:4-13; Mzm. 119:9,10,11, 12,13,14; Mrk. 6:30-34

Bacaan hari ini mengajak kita merenungkan dua hal penting dalam hidup beriman: hikmat dan belas kasih. Hikmat adalah kemampuan untuk melihat segala sesuatu dengan mata Allah, sedangkan belas kasih adalah hati yang tergerak untuk menolong sesama. Kedua hal ini menjadi inti panggilan kita sebagai murid Kristus.
Tuhan menampakkan diri-Nya kepada Salomo dan bersabda: “ Mintalah apa yang kau harapkan dari padaku!”. Amat menarik bahwa Salomo tidak meminta kekayaan, kejayaan, bahkan kekuasaan atau umur panjang. Ia meminta kebijkasanaan hati untuk hidup di hadirat Allah sesuai dengan kehendak Allah dalam tugasnya sebagai raja.

Setelah para murid kembali dari tugas perutusan dan mengalami sukses yang besar, Yesus mengajak mereka pergi ke tempat yang sunyi. Di sana mereka diajak dan diajar untuk sendirian dan beristirahat. Mereka diajar dan diajak untuk membangun kembali motivasi dan komitmen perutusan. Yesus melandasakan dan mengarahkan mereka kepada Allah sebagai dasar, arah, dan tujuan setiap tindakan di dalam hidup dan kehidupan.

Apakah seperti Salomo, dan tergenapi di dalam diri Yesus, aku telah mengutamakan yang utama di dalam hidupku? Bagiku, apa yang laing utama dan terutama di dalam hidupku?
Bacaan hari ini mengajarkan bahwa hikmat dan belas kasih adalah dua sisi yang tak terpisahkan dalam hidup beriman. Mari kita mohon hati yang bijaksana seperti Salomo, hidup dari firman seperti pemazmur, dan meneladani belas kasih Yesus. Dengan demikian, kita menjadi murid Kristus yang bijaksana dan peduli, membawa terang dan pengharapan bagi dunia.
Tuhan memberkati.*RD AMT