DI SINILAH NANTI TEMPAT BIARA ITU ( BHF 559)
Pada suatu kesempatan, ketika aku memasuki kapel, aku melihat tembok suatu bangunan dalam keadaan yang memprihatinkan (bacalah catatan kaki bernomor 204); jendela-jendela tanpa kaca dan pintu-pintu hanya memiliki kusen tanpa daun pintu. Kemudian, aku mendengar...
MENOLONG UMAT DENGAN DOA DAN MATIRAGA, TIDAK DENGAN SURAT – MENYURAT ( BHF 556)
Surat-Menyurat Setiap suster boleh menulis surat tertutup kepada pimpinan Gereja setempat yang beranggung jawab atas biara yang bersangkutan. Untuk setiap surat yang lain, dituntut izin, dan suster hendaknya menyerahkan surat itu kepada superior dalam keadaan...
MEREKA YANG SUDAH MATI BAGI DUNIA TIDAK KEMBALI LAGI KE SANA ( BHF 555)
Penggunaan Kamar Tamu tidak seorang pun akan menggunakan kamar tamu tanpa izin khusus dari superior, dan superior hendaknya tidak mengizinkan kunjungan yang terlalu sering. Mereka yang sudah mati bagi dunia hendaknya tidak kembali lagi ke sana, juga tidak melalui...
DOA YANG DIAM-DIAM MENJAGA KESETIAANKU
Hari ini, ketika aku mengenang genap dua puluh sembilan tahun sejak mengucapkan profesi pertamaku sebagai Suster Dina Keluarga Kudus (KKS), pikiranku tiba-tiba kembali melayang jauh ke masa awal panggilan. Bukan kepada peristiwa-peristiwa besar. Bukan pula kepada hari...
Recent Comments